Minggu, 30 Desember 2012

6 aturan dari 12 Aturan Penting


12 Aturan yang Harus diperhatikan dalam membangun Rumah

Sebagaigambaran sketsa di bawah ini bisa membantu menambah pengetahuan





Aturan  7sampai 12 Menyusul,.....


Rabu, 10 Oktober 2012

Rencana Anggaran dan Biaya


Rencana anggaran dan biaya bisa keluar dari hasil pembacaan gambar rencana yang telah ada, misalkan gambar rencana sebuah rumah, maka yang menjadi indikator nilai sebuah bangunan di tentukan antara lain lokasi tanah yang di maksud disini nilai dari harga jual tanah, volume dari pekerjaan baik bangunan dan harga satuan matrial serta harga satuan pekerjaan (HOK) hari orang kerja serta faktor koefisien baik dari material ini terkait dengan faktor loss lebih aman  faktor harga material adanya resesi ekonomi,  faktor efektifitas kemampuan pekerja. Untuk faktor kemampuan kerja bisa mengacu kepada kebijakan pemerintah setempat, atau analisis BOW, standar sni yang telah di tetapkan pemerintah.

Untuk memudahkan menganalisis sebaiknya mengunakan pemrograman exel sehingga dapat lebih praktis dan efisien yang terintegralkan dari beberapa file.
misal file pertama volume pekerjaan mulai dari galian, pasang pondasi, pasang kolom, pekerjaan dinding, pekerjaan kusen jendela, pekerjaan plesteran, pekerjaan krangka atap, pekerjaan Pasang kramik, pekerjaan saniter plambing, pekerjaan Insatalasi Listrik, file kedua Satuan Harga Material/ Hok, untuk satuan harga bisa di peroleh dari survey 3 supleyer atau lebih mencari supleyer yang lebih rendah harganya dan terjamin kualitas serta jumlah memenuhi target proyek.,  faile RAB merupakan gabungan dari data valume pekerjaan , Volumen material, Volume Hok. Juga bisa Program Progres report pekerjaan dengan kurva s nya.

Desain Gambar dengan Cad


Cad merupakan salah satu aplikasi penggunaan komputer untuk  proses penggambaran, dari yang sederhana sampai animasi 3d yang menyerupai bentuk nyata di lapangan.

Dalam kesempatan ini akan di paparkan beberapa trik trik belajar autocad, yang banyak di muat di internet baik dalam bentuk latihan online, kursus online jarak jauh, dalam forum-forum diskusi tentang cad sebagia aplikasi dalam bidang teknik.
Dengan mempunyai keahlian ini bisa membantu siswa-siswi serta bersaing dengan alumni sekolah lain. Pengunaan soft ware cad ini juga banyak variannya mulai dari autocad, archicad, 3d home, masing-masing mempunyai keunggulan.
Dalam hal ini autocad mempunyai spesifik tersendiri bisa digunakan untuk paling dasar 2 d sampai animasi 3d, perlu di ketahui jugan hardwera sesuai kan dengan program aplikasi, serta kemampuan PC/ Laptopnya, sehingga tidak menjadi trouble.
Informasi dari rekanan di Jakarta untuk kursus dalam sekian pertemuan dari nol kemudian bisa aplikasi di bandrol 2.5 Juta rupiah namun dengan jaminan kerja, setelah lulus bisa tersalurkan. bisa di lacak di solusicad.com. Dari informasi kerja kebutuhan akan drafter juga terus bertambah seiring dengan pembangunan sarana fisik baik di tingkat kabupaten maupun tingkat propinsi bahkan di ibukota Jakarta. Jangan jadi  pengganguran terselubung setelah lulus sekolah cari kerja susah apalagi di daerah terpencil sanana, masih dibutuhkan tenaga-tenaga trampil yang siap kerja jangan meninggalkan daerah, lantas siapa yang membangun?..

Dokumen Menyatakan Israel Bantu Suriah dalam Konflik Bersenjata


Sunday, 07 October 2012 05:10
mediaumat.com- Rezim pemerintahan Suriah, didukung Rusia dan Iran terus menolak dugaan penggunaan senjata kimia saat konflik bersenjata di Suriah bertahan. Dokumen rahasia ditemukan, menulis Presiden Basyar al-Assad telah memindahkan persediaan senjata dan dibantu para sekutunya.Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Jumat (5/10), dokumen diperoleh dari oposisi namun mereka menolak untuk memberitahu cara mendapatkannya.Arsip rahasia juga menyebutkan rezim meminta bantuan Israel, selama ini dianggap musuh Suriah.Catatan ini penting sampai harus dipublikasikan.Dokumen tanpa tanggal itu menyebutkan, Panglima Pasukan Quds, bagian dari Pasukan Penjaga Revolusi Iran (IRGC), Qasem Soleimani, menulis pada Assad secara langsung dan menegaskan senjata kimia sudah ditampung. Ini kebalikan dari pernyataan sebelumnya oleh Menteri Luar Negeri Iran, Ali Akbar Salehi, tidak akan mendukung negara manapun berencana menggunakan senjata kimia termasuk Suriah. "Jika ada negara manapun ... menggunakan senjata pemusnah massal, ini sudah tidak berlaku, tidak sah, apapun namanya untuk pemerintahan itu," ujarnya. Pekan lalu Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta, menjelaskan Suriah telah memindahkan beberapa senjata kimianya untuk diamankan. Tidak diketahui kapan dan kemana, yang pasti dilakukan lebih dari satu.Keterangan itu dibantah pihak Suriah. Mereka balik menuding Amerika menemukan alasan untuk menyerang Suriah. Dia membandingkan dengan taktik digunakan Amerika dahulu untuk menginvasi Irak pada 2003. "Ini hanya isapan jempol saja mereka mengundang meluncurkan kampanye terhadap Suriah, seperti apa yang mereka lakukan terhadap Irak," ujarnya. Selain itu setumpuk dokumen lainnya didapat Al Arabiyamenghubungkan pemerintah Suriah melakukan hubungan secara rahasia dengan Israel. Pada April 2011 lalu, sebulan setelah perang Suriah meletus, pemimpin intelijen pasukan udara Suriah, Sakr Mennoun, mengirim surat kepada Kolonel Suheil Hassan untuk mempehatikan perbatasan Suriah-Israel dan menjamin keamanan perbatasan. [] Merdeka

Peraih Nobel Siswa Terbodoh Waktu SMA



TEMPO.COJakarta -John B. Gurdon, 79 tahun, profesor di Universitas Cambridge, Inggris, menjadi salah satu tokoh peraih penghargaan nobel kedokteran 2012 yang diumumkan Majelis Nobel di Institut Karolinska, Stockhlom, Swedia, 8 Oktober 2012. Bersama Shinya Yamanaka, profesor dari Universitas Kyoto, Jepang, Gurdon meraih penghargaan bergengsi itu atas penelitian tentang kloning.

Siapa sangka, ilmuwan asal Inggris itu pernah menjadi siswa terbodoh di sekolahnya. "Prestasi" minusnya kala itu diakui Gurdon. Kepada wartawan yang mewawancarainya, ia mengungkapkan rapor merah semasa sekolahnya masih tersimpan di meja kerjanya, Gurdon Institute, Universitas Cambridge. "Itu adalah satu-satunya benda yang pernah saya bingkai," ujarnya.

Gaddum, guru biologi di Eton College, Inggris, menceritakan kisah kontras sang profesor di masa kecilnya. Menurut dia, selama menimba ilmu di sekolah menengah pada tahun 1948 itu, rapor Gurdon banyak angka merahnya. Dari 250 siswa kelas biologi, Gurdon menempati nomor buncit dari segi nilai.

"Saya percaya Gurdon memiliki cita-cita menjadi ilmuwan. Tapi saat itu keinginannya cukup konyol, jika dia tidak dapat mempelajari fakta-fakta biologis yang sederhana," ujarya.

Kemarahan guru biologinya melecut semangat Gurdon yang ketika itu berusia 15 tahun. Dia geluti ilmu ini hingga bangku kuliah di Universitas Cambridge, Inggris.

Pada 1962, dalam sebuah percobaan klasik, profesor di Gurdon Institute di Universitas Cambridge, ini mengambil inti sel yang belum dewasa dari sel telur katak dan menggantinya dengan inti sel dewasa dari sel usus berudu. Klon yang dihasilkannya ternyata berkembang menjadi berudu normal.

Gurdon yang menciptakan katak kloning kemudian dikenal sebagai peletak dasar pengembangan sel punca.

Peraih Nobel Siswa Terbodoh Waktu SMA



TEMPO.COJakarta -John B. Gurdon, 79 tahun, profesor di Universitas Cambridge, Inggris, menjadi salah satu tokoh peraih penghargaan nobel kedokteran 2012 yang diumumkan Majelis Nobel di Institut Karolinska, Stockhlom, Swedia, 8 Oktober 2012. Bersama Shinya Yamanaka, profesor dari Universitas Kyoto, Jepang, Gurdon meraih penghargaan bergengsi itu atas penelitian tentang kloning.

Siapa sangka, ilmuwan asal Inggris itu pernah menjadi siswa terbodoh di sekolahnya. "Prestasi" minusnya kala itu diakui Gurdon. Kepada wartawan yang mewawancarainya, ia mengungkapkan rapor merah semasa sekolahnya masih tersimpan di meja kerjanya, Gurdon Institute, Universitas Cambridge. "Itu adalah satu-satunya benda yang pernah saya bingkai," ujarnya.

Gaddum, guru biologi di Eton College, Inggris, menceritakan kisah kontras sang profesor di masa kecilnya. Menurut dia, selama menimba ilmu di sekolah menengah pada tahun 1948 itu, rapor Gurdon banyak angka merahnya. Dari 250 siswa kelas biologi, Gurdon menempati nomor buncit dari segi nilai.

"Saya percaya Gurdon memiliki cita-cita menjadi ilmuwan. Tapi saat itu keinginannya cukup konyol, jika dia tidak dapat mempelajari fakta-fakta biologis yang sederhana," ujarya.

Kemarahan guru biologinya melecut semangat Gurdon yang ketika itu berusia 15 tahun. Dia geluti ilmu ini hingga bangku kuliah di Universitas Cambridge, Inggris.

Pada 1962, dalam sebuah percobaan klasik, profesor di Gurdon Institute di Universitas Cambridge, ini mengambil inti sel yang belum dewasa dari sel telur katak dan menggantinya dengan inti sel dewasa dari sel usus berudu. Klon yang dihasilkannya ternyata berkembang menjadi berudu normal.

Gurdon yang menciptakan katak kloning kemudian dikenal sebagai peletak dasar pengembangan sel punca.

Peraih Nobel Siswa Terbodoh Waktu SMA



TEMPO.COJakarta -John B. Gurdon, 79 tahun, profesor di Universitas Cambridge, Inggris, menjadi salah satu tokoh peraih penghargaan nobel kedokteran 2012 yang diumumkan Majelis Nobel di Institut Karolinska, Stockhlom, Swedia, 8 Oktober 2012. Bersama Shinya Yamanaka, profesor dari Universitas Kyoto, Jepang, Gurdon meraih penghargaan bergengsi itu atas penelitian tentang kloning.

Siapa sangka, ilmuwan asal Inggris itu pernah menjadi siswa terbodoh di sekolahnya. "Prestasi" minusnya kala itu diakui Gurdon. Kepada wartawan yang mewawancarainya, ia mengungkapkan rapor merah semasa sekolahnya masih tersimpan di meja kerjanya, Gurdon Institute, Universitas Cambridge. "Itu adalah satu-satunya benda yang pernah saya bingkai," ujarnya.

Gaddum, guru biologi di Eton College, Inggris, menceritakan kisah kontras sang profesor di masa kecilnya. Menurut dia, selama menimba ilmu di sekolah menengah pada tahun 1948 itu, rapor Gurdon banyak angka merahnya. Dari 250 siswa kelas biologi, Gurdon menempati nomor buncit dari segi nilai.

"Saya percaya Gurdon memiliki cita-cita menjadi ilmuwan. Tapi saat itu keinginannya cukup konyol, jika dia tidak dapat mempelajari fakta-fakta biologis yang sederhana," ujarya.

Kemarahan guru biologinya melecut semangat Gurdon yang ketika itu berusia 15 tahun. Dia geluti ilmu ini hingga bangku kuliah di Universitas Cambridge, Inggris.

Pada 1962, dalam sebuah percobaan klasik, profesor di Gurdon Institute di Universitas Cambridge, ini mengambil inti sel yang belum dewasa dari sel telur katak dan menggantinya dengan inti sel dewasa dari sel usus berudu. Klon yang dihasilkannya ternyata berkembang menjadi berudu normal.

Gurdon yang menciptakan katak kloning kemudian dikenal sebagai peletak dasar pengembangan sel punca.