-
Sabtu, 25 Oktober 2008
Karakter Siswa Kepulauan,....
Kecendrungan masyarakat pesisir yang kurang memeperhatikan faktor pendidikan putra-putri mereka, ada beberapah hal yang mempengaruhi pola pikir mereka yang cendrung pasif kurang menerima perubahan, yang membawa pola pikir mereka lebih maju. Cukup dari alam sudah menghidupi mereka baik dari hasil perkebunan maupun perikanan bisa mereka dapatkan dengan mudah meskipun hasil mereka cukup sekedar untuk makan. Dampak kemajuan IPTEK tidak begitu berpengaruh bagi orang tua maupun siswa dalam belajar. Pola pikir pragmastis yang tertanam membuat mereka malas untul lebih maju dan bersaing dengan pendatang dari luar daerah. Faktor kurtur sosiologi masyarkat yang masih mengakar dalam masyarakat baik budaya dan adat istiadat mereka, pola pertanian yang tergantung dari alam belum tersentuh kemajuan teknologi pertanian,..Sifat gotong royong baik antar marga dalam kampung sangat kental, namun tidak diiringi sifat untuk maju, hal ini bisa dilihat dari hasil pembangunan sampai sekarang ini masyarakat cendrung menunggu dari atas terasa sekalih tidak ada partisipasif masyarakat secara swadaya membanguan daerah secara terpadu. Sehingga daerah pesisir ini tetap tertinggal dengan daerah pesisisr lainnya, baik sarana dan prasarana darah masih sangat tertinggal, eh 68 merdeka negeri ini masih belum ada listrik, jalan raya, apalagi mobil,...Ayo bangkit bersama bersinergi memanfaatkan potensi sumber-sumber yang bisa diperdayagunakan,...Coklat melimpah masih belum bisa diproduksi,...sebagai daerah hulu, kopra melimpah belum ada pabrik,... Air limbah kelapa melimpah, bisa dimanfaatkan untuk nata de coco,..siapa yang mau Investasi,..Arang tempuang bisa diproduksi, siapa yang mau beli, inilah gambaran potensi, untuk listri ada dua sumber air terjun yang tidak pernah kering sepanjang mass, ayo siapa yang mau investasi membangun negeri bagian timur ini. Siswa Pada umumnya kurang bersemangat dalam pendidikan, ya kalaupun ikut dalam kelas sekedar datang ini lah yang memjadi tantangan para guru bagaimana merubah pola sikap siswa yang kurang motifasi dalam belajar, ditunjang sarana dan fasilitas apa adanya, mutu dan kwalitas dari output pendidikan ini sangat dipengaruhi dari individu peserta didik yang mempunyai sikap iangin maju pola pikir terbuka, mau berubah, kesiapan Pendidik, sarana fasilitas pendidikan yang memadai untuk berlasungnya proses belajar mengajar, lingkungan masyarakat ortu, ini juga sangat berpengaruh jika masyarakat tidak memberikan dukungan dalam proses belajar mengajar ini tidak bagus, siswa juga bagian masyarakat dia juga belajar bermasyarakat,.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar