Sabtu, 22 November 2008

SMKN 1 Mangoli Selatan Rumpun Teknik Bangunan

Gambar Foto Tingkat XI

SMKN 1 Mangoli Selatan merupakan USB yang mengelola jurusan Teknik Bangunan, yang berkosentrasi pada program Studi Teknik Gambar, hal ini diambil mempertimbangkan faktor sarana dan prasarana yang belum lengkap, dimana untuk proses belajar-mengajar masih mengunakan gedung serbaguna milik desa.

Sekilas sejarah SMKN 1 Mangoli Selatan

Pada awalnya sekolah ini SMA N Mangoli Selatan kemudian dirubah menjadi SMK N 1 Mangoli selatan Dengan Rumpun Jurusan Perikanan, Pertanian, TKJ, namun seiring perjalanan Jurusan perikanan di hapus karena alasan gelombang selatan yang mengelora memporak-porandakan rumpon, sebenarnya potensi Buya pada sektor perikanan ini masih bisa dikembangkan, dengan perikanan tawar ataupun payau ( tambak) sebagai antisipasi kesulitan ikan pada musim gelombang, Prosepek jurusan ini masih cerah asal ada tenaga didik yang sesuai dengan bidangnya. Dengan pertimbangan yang prematur ini maka jurusan perikanan dihapus, masyarakatkan bisa mengail, menjaring ikan, tidak perlu ada jurusan perikanan, sebagaimana ditururkan Kepala Sekolah.

Seiring dengan Kedatangan Guru kontrak yang didatangkan dari Jawa, per bulan Februari 2008, kemudian Jurusan dirubah menjadi rumpun Teknik Bangunan dengan Kopetensi Gambar Bangunan, Kemudian TKJ di inkludkan dengan materi auto cad, Olah Data (RAB).

Kondisi SMKN 1 Mangoli Selatan, masih miskin sarana dan prasarana, 2 RKB tahun angaran 2007 belum bisa digunakan lantai yang seharusnya kramik tidak dipasang kramik, 1 unit RKB, yang seharusnya bulan Agustus selesai belum selesai lantai kramik belum dipasang pintu daun jendela belum terpasang. Ini salah satu kelemahan proyek-proyek negara didaerah terpencil luput dari pengawasan dan kontrol yang rendah, sehingga masyarakat khususnya siswa didik tidak bisa mengunakan RKB sesuai dengan jadwal yang semestinya.
Ya seperti itu kondisi yang beta bisa gambarkan kondisi SMKN1 Mangoli Selatan,..Ya Jika Berkenan Pihak-pihak yang berkompeten bisa memberikan perhatian yang lebih untuk Kemajuan wilayah timur yang terpencil, bil khusus Dirjen Dik Das Men, bisa memberikan bantuan lebih dan terutama pengawasan dana-dana yang digunakan untuk membangun sektor SDM jangan sampai salah sasaran.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar